Senin, 12 September 2011

Cara Mudah Overclock Processor

Thread ini khusus dibuat bagi orang yang masih awam dengan overclocking. Overclocking itu sebenernya apa sih ? Overclocking atau sering disingkat OC adalah tindakan memaksa PC untuk bekerja diatas kinerja yang sudah ditentukan oleh produsen. Efek samping dari OC adalah Overheat sampai kerusakan komponen PC, Maka dengan ini sebelum semua kasus terburuk terjadi bahwa SEGALA KERUSAKAN yang terjadi terhadap hardware anda bukan tanggung jawab penulis, atau dengan kata lain, kerusakan yang terjadi adalah tanggung jawab Anda sendiri.




Ada rumor mengatakan overclocking dapat menghilangkan garansi, jadi garansi tidak berlaku walaupun belum expired. Nah, tetapi disamping itu aku banyak menemui kasus orang yang hardwarenya rusak karena overclocking, tetapi garansinya tetap berlaku.

Langkah 1 - Identifikasi Komponen

Sebelum memulai overclocking, investigasi terlebih dahulu spesifikasi PC anda. (Motherboard, RAM/Memory , Processor , VGA Card, PSU (Power Supply Unit) )

Langkah 2 - Merek Hardware Yang Cocok Untuk Overclocking

Cari tahu lebih dalam lagi tentang chipset yang motherboard yang kalian pakai. Chipset ini berguna untuk mengetahui seberapa besar kemampuan motherboard dalam membantu overcklocking kinerja processor kalian. Berikut ini daftar chipset-chipset dari INTEL yang kemampuannya sudah bisa untuk dioverclock lebih dahsyat. Oh ya, biasanya untuk mengetahui chipset apa yang kalian gunakan di motherboard kalian, bisa liat tipe mobo (Motherboard) kalian menggunakan software Lavalys Everest misalnya. Misal Asus Abit IX-38 Quad GT berarti memakai chipset Intel X38.

Chipset Intel

P965
P35
X38
P48
X48
P45
X58 (Core i7 / Nehalem)

Daftar chipset kalian tidak ada di sini? Tidak perlu khawatir, pada dasarnya OC tidak dipengaruhi oleh jenis chipset yang kalian gunakan. Cuman, kalo pake chipset yang ada di atas, hasil OC yang kalian dapat bisa lebih dahsyat. Misalnya kalian masih pake chipset lawas semacam 915P, 945P, hasil yang kalian dapatkan sangat kecil. itu aja koq...

Motherboard Yang Dianggap Bagus

Biostar = Harganya murah, dan kemampuannya sangat masuk akal jika ditilik dari price per performance nya. Cocok bagi kalian yang suka dengan opsi overclock di BIOS mudah dimengerti. Tapi, Biostar yang seri TP35 / TP45, untuk seri yag lain sih, kurang terjamin, kekurangannya ada di minim nya fasilitas lain seperti firewire, 2xgigabit lan, solid caps.


Asus = Kalo di dunia HP, mirip-mirip kaya' nokia lah. Menang di nama, dan juga menang di fitur-fitur nya yang melimpah, tapi kalo soal performa OC, masih berada di bawah DFI dan Biostar. Terkecuali untuk seri asus yang high-end and flagship nya, seperti Maximus 2 Extreme, Rampage 2 Extreme. Fiturnya juga memadahi.


Abit = Performa lumayan dan didukung fasilitas yang lebih baik dibandingkan biostar, dan juga after sales nya yang baik. Cocok bagi para pemula yang ingin belajar overclocking, dengan budget standar.


Gigabyte = DQ6 merupakan versi high end-nya Gigabyte, atau mau coba yang seri flagship nya, EP45 Extreme ? Pasti dahsyat-nya.

DFI = Perfect choice for enthusiast overclocker. Opsi BIOS-nya yang rumit menunjukan bahwa mobo ini disetting untuk overclock setinggi-tingginya. Harganya juga jauh di bawah mobo-mobo yang lain.


RAM: Team Xtreme (Bukan Dark), A-Data Extreme Edition, G.Skill, OCZ.

Langkah 3 - Persiapan Mental

Harus dengan pikiran kosong. Tidak memikirkan, garansi hilang, hardware rusak, tapi harus hati-hati. Step by step, jangan terburu-buru naikin performa, kalau tidak hardwarenya bisa rusak.

Langkah 4 - Sebelum Overclock

1. Overclock juga bisa membuat sistem tidak stabil, suatu tantangan buat kita untuk menyetabilkannya di hasil overclock tertentu.

2. Angka genap bukanlah segalanya. Misal menaikan FSB Processor dari 200 ke 400. Bisa saja 400Mhz itu bukan hasil overclock maksimalnya. Mungkin bisa saja maksimalnya 433Mhz.

3. Tidak semua processor yang sama bisa diOC dengan frekuensi yang sama pula. Misal, Core2Duo E8500 yang hasil setelah overclocknya dari 3,16 GHz jadi 6,2 GHz belum tentu sama dengan E8500 yang kita pake. Mengapa? Karena semua processor itu pada dasarnya dibuat dalam wadah yang sama, setelah itu baru dites pada level dimana dia dites dan bisa melalui tes tersebut. Misal, processor E2xxx dites, dan apabila bisa melewati tes 1,8 Ghz maka procie itu diberi label E2180 (2,0GHz), jika hanya 1,8 GHz ato 1,6GHz maka akan diberi label E2160 dan E2140.

4. Tombol/Jumper Clear CMOS

Kalau kalian tidak tahu dimana bagian ini, lebih baik urungkan niat kalian buat OC.
Jumper Clear CMOS adalah tombol reset, yang mereset BIOS ketika tidak bisa masuk kedalamnya.



Biasanya tombol/jumper clear cmos ada di dekat batere bios.

Cara gantinya? ubah posisi jumper dari 1-2 ke 2-3, trus tekan power (biasanya gak nyala) dan kembalikan lagi posisi jumper dari 2-3 ke 1-2. Berarti kalian udah mengembalikan settingan bios ke settingan awal, kalo di hape namanya restore factory settings.

Langkah 5 - Overclocking

Selamat datang di menu BIOS (Basic Instruction Operating System). Di sini tempat kalian OC processor kalian untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Bingung di menu BIOS ? Coba kalian cari baris pertama bagian kiri, nah biasa di situ yang mengandung informasi tentang processor kalian, misal frekuensi komputer kalian, multiplier, voltase,dll. Tidak semuanya menu BIOS tentang processor anda, biasanya dikiri bagian atas.



Nah kalau gambar di atas terletak pada "Frequency/Voltage Control".

Frekuensi Processor

Ubahlah freq processor kalian sedikit demi sedikit, setiap 10MHz ato 5MHz cukup, lebih bagus kalau 2-3Mhz, lalu save and exit. Apabila dikemudian ternyata tidak bisa masuk bios, ato ada bunyi-bunyi yang aneh dari CPU, apa yang harus kalian lakukan? Itu tandanya settingan kalian tidak bisa dijalankan oleh motherboard. Udah tau kan apa yanh harus dilakukan? Ubah posisi jumper, set lagi deh.

Perbandingan FSB dan RAM

Gunanya agar memori yang kalian gunakan tidak akan menjadi hambatan ketika OC. Kebanyakan orang mengeluh karena memorinya tidak kuat. "Mengapa memoriku nggak kuat?" Biasanya karena freq processor kalian tidak bisa dijalankan :

DDR2-PC6400 artinya memori berjalan di 6400:8 = 800MHz
DDR2-PC5300 artinya memori berjalan di 5300:8 = 667MHz
DDR2-PC4200 artinya memori berjalan di 4200:8 = 533MHz

Kesimpulan? Kemampuan memori berjalan dilihat dari PC6400,PC5300,PC4200 trus dibagi 8.


Mengetahui Frekuensi Memory dan Processor

Sebagai contoh aku gunakan E2160 (9x200MHz).

Rasio 1:1 --- Apabila FREQ PROCIE 200MHz, maka FREQ RAM dikali 2, yaitu 400MHZ.
Rasio 3:2 --- Apabila FREQ PROCIE 200MHz, maka FREQ RAM ( 2 dikali 3 dibagi 2, hasilnya 3 ), yaitu 600MHZ.
Rasio 4:5 --- Apabila FREQ PROCIE 200MHz, maka FREQ RAM ( 2 dikali 4 dibagi 5, hasilnya 1,6 ), yaitu 320MHZ.
Rasio 2:1 --- Apabila FREQ PROCIE 200MHz, maka FREQ RAM ( 2 dikali 2 dibagi 1, hasilnya 4 ), yaitu 800MHZ.

Blue Screen atau Layar Biru

Itu tandanya ada settingan yang salah dengan bios kalian. Biasanya disertai dengan bunyi-bunyi aneh u/ mobo tertentu. Jangan panik dulu bro, itu cuma kesalahan kecil kok. Faktornya macam-macam yang bikin kompie bro tidak mau nyala,berikut ini masalah yang biasa terjadi selama kesalahan kecil dalam OC.

1. Memori gak kuat ngangkat, disebabkan oleh freq memori yang terlalu tinggi/rendah dibandingkan dengan freq standar. Contoh, ddr2 pc 5300 (667 MHz) apabila dijalankan di freq >700MHz (kira") kadang" bisa error. Gak semua memori kaya begini koq, tergantung merek memorinya juga sih. Standarnya seh begini bro.

2. Masuk sih ke bios, tapi waktu masuk windows ada blue screen ( ada tulisan "Windows memory dump" )
Nah kalo ini masalah terletak pada voltase yang dialokasikan untuk CPU dan Memory anda, ( untuk OC yang extreme masalah juga berkaitan dengan voltase northbridge dan southbridge ).

Naikin aja voltase Memory dan CPU sedikit demi sedikit. Jangan terlalu lebih, kenapa? Agar CPU-nya tidak overheated / terlalu panas, yang dapat memicu kerusakan. Naikin saja sekitar 0,01-0,05v (Processor) dan 0,1-0,2v (Memory). Jaga suhu processor kalian.


3. Komputer tidak bisa menyala. Tenang saja bro, cukup ubah jumper Clear CMOS, seperti yang dijelaskan di atas.

Langkah 6 - Pengecekan

1. Kesetabilan Processor

Kebanyakan proccessor awalnya stabil setelah di-OC ( masuk windows, jalanin beberapa aplikasi, dsb. ) tetapi sebenarnya gak cuma bangsa 10 menit-30 menit buat ngeliat kompie kalian stabil ato gak jalan di freq segitu, tetapi butuh waktu sekitar 7-8 jam.

2. Suhu

Jangan terlalu panas juga ya bro suhu procie kalian, MAX ada di 60C lah buat kegiatan sehari-hari di ruangan non-AC. Kalo sampe lebih, mending turunin dikit deh bro freq procie, biar gak cepet rusak.


Jumat, 19 Agustus 2011

Jadwal Pekuliahan Kelas 1IA16 Semester I



ini jadwal perkuliahan gua semester awal.. terlihat simple tapi jadwal nya selalu padat n penuh bahkan sampe sore..
ini semua mau gak mau harus gua jalanin.. ya semoga gua bisa jalanin ini semua dengan mudah.. aamiin

Selasa, 09 Agustus 2011

Belajar Subnetting IP

http://rizqtech.net/2009/03/15/menghitung-subnetting-ip/

Pengertian Ping Pada Command Prompt

Ping (singkatan dari Packet Internet Groper) adalah sebuah program utilitas yang digunakan untuk memeriksa konektivitas jaringan berbasis teknologi Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP). pengertian ping sendiri bisa di baca di ping wiki Fungsi dari Ping adalah untuk melihat apakah ada hubungan antara komputer yang satu dengan yang lainnya dengan cara mengirimkan sejumlah packet data Ping mengirimkan IP datagram ke suatu host dan mengukur waktu round trip dan menerima respon. Ping menggunakan pesan ICMP echo dan echo reply.

Pinging 127.0.0.1 with 32 bytes of data

Reply from 127.0.0.1: bytes=32time<1ms TTL=128
Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<1ms TTL=128

Ping statistics for 127.0.0.1:
Packets: Sent = 3, Received = 3, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms

artinya
ping ke localhost(pc kita sendiri) dengan 32 bytes data tanpa ada paket data yang hilang (dikirim 3 diterima juga 3) ukuran 32bytes adalah ukuran buffer di windows secara default fungsi buffer sendiri untuk melihat waktu yg dibutuhkan ketika paket ping dikirim dgn ukuran yg berbeda coba bandingkan ping -t -l 500 yahoo.com dengan ping -t -l 1 yahoo.com ada perbedaan waktu dalam mengirim paket

Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<1ms TTL=128
apa itu TTL?
TTL=time to live = angka maximum dari pc ketika mereply paket ICMP disebut juga latency/delay secara default TTL windows adalah 128 kita bisa merubah nya melalui registry windows


kenapa TTL di batasi?
itu untuk mencegah adanya circular routing pada suatu jaringan Setiap kali PING packet melalui sebuah ip address maka nilai TTL nya akan dikurangi satu. Sehingga jika TTL mencapai nilai nol, PING packet akan didiscard/didrop dan hasil PING menunjukkan: TTL expired in transit

Kualitas koneksi dapat dilihat dari besarnya waktu pergi-pulang (roundtrip) dan besarnya jumlah paket yang hilang (packet loss). Semakin kecil kedua angka tersebut, semakin bagus kualitas koneksinya.

untuk melihat perintah yg bisa digunakan bisa ketik ping /?

C:\Documents and Settings\cah.solo>ping /?

Usage: ping [-t] [-a] [-n count] [-l size] [-f] [-i TTL] [-v TOS]
[-r count] [-s count] [[-j host-list] | [-k host-list]]
[-w timeout] target_name

Options:
-t Ping the specified host until stopped.
To see statistics and continue - type Control-Break;
To stop - type Control-C.
-a Resolve addresses to hostnames.
-n count Number of echo requests to send.
-l size Send buffer size.
-f Set Don’t Fragment flag in packet.
-i TTL Time To Live.
-v TOS Type Of Service.
-r count Record route for count hops.
-s count Timestamp for count hops.
-j host-list Loose source route along host-list.
-k host-list Strict source route along host-list.
-w timeout Timeout in milliseconds to wait for each reply.

Membuat Link Download Pada Blog

Banyak yang bertanya kepada saya tentang bagaimana cara membuat link download. Sepengetahuan saya yang terbatas ini, di dalam blog tidak bisa untuk menyimpan file yang kemudian bisa di download oleh orang lain. Akan tetapi walaupun begitu ada cara lain yang bisa kita tempuh. Yakni menggunakan jasa situs-situs yang ada di internet yang menyediakan space untuk upload file yang kita punya dan kemudian bisa di download lagi oleh orang lain.

Secara sederhana saya jabarkan cara kerjanya, pertama tentu saja kita harus mempunyai account pada situs tersebut, kemudian setelah mempunyai account, baru kita upload data yang ingin kita simpan, lalu setelah proses upload berhasil kita akan di beri URL address file yang kita upload. Nah langkah terakhir agar pengunjung dari blog kita bisa mendownload file tersebut adalah memasang tulisan yang mempunyai link terhadap URL address file yang kita upload tadi, jadi tentu saja orang lain bisa mendownload file yang kita pasang melalui blog kita. Itu sih sepengetahuan saya.

Agar tidak terlalu bingung, penyedia layanan ini adalah www.SnapDrive.net dan www.4share.com. Dengan menggunakan situs ini kita bisa upload file. Kemudian file tersebut bisa di download lagi oleh orang lain. Untuk caranya silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini :

*Silahkan klik disini untuk mendaftarkan diri anda di SnapDrive

*Atau klik disini untuk mendaftarkan diri anda di 4shared

*Isi formulir yang disediakan dengan data diri anda(dengan benar dan tanpa direkayasa)

  • Username –> isi dengan nama yang ingin anda gunakan, boleh apa saja yang penting mudah di ingat. contoh : Upin
  • Password –> isi dengan password yang di inginkan. contoh : Ipin
  • Confirm password –> isi kembali dengan password yang tadi di tuliskan.contoh : Ipin
  • Email address –> isi dengan alamat email anda, tentunya yang masih valid atau aktif.
  • First name –>isi dengan nama depan anda
  • Last name –> isi dengan nama belakang anda
  • Country –> pilih nama negara dimana anda tinggal. Pastinya di indonesia donk.
  • Postcode –> isi dengan kode post daerah anda.
  • Gender –> pilih sesuai dengan jenis kelamin anda. Jika ada pria, anda pilih male. Jika anda wanita, anda pilih female.
  • Date of birth –> pilih tanggal kelahiran anda.
  • Preferances isi dengan tulisan yang tertera di situ.
  • Klik Register

*Kunjungi E-Mail anda untuk konfirmasikan pendaftaran anda tadi.

*Lihat di pesan masuk dari admin tempat anda registrasi tadi.

*Klik link yang tersedia untuk konfirmasi.(secara otomatis akan dibawa ke halaman tempat anda mendaftar tadi.

*LogIn-lah dengan username dan pasword yang anda daftarkan tadi.

*Setelah berada di halaman account anda, klik tulisan Upload

*Klik tombol Add Files

*Pilih file yang ada dikomputer anda yang mau di upload

*Klik tombol Upload. tunggu beberapa saat ketika proses upload file sedang berlangsung.

*Jika proses upload selesai, Copy link HTML file tersebut.

*Paste-kan pada sebuah notepad.

*Buka blog anda. Pilih NEW ENTRI atau ADD NEW.

*Pilih tab HTML, kemudian paste link yang telah di berikan setelah meng-upload

Saya kira sudah cukup pembahasan tentang cara membuat link download, mudah-mudahan dapat di mengerti. Selamat mencoba….

Senin, 08 Agustus 2011

Puisi

KAMU


kamu..
hal terindah yang pernah aku miliki
satu bintang yang tak pernah padam dalam hati

kamu..
datang bagaikan hujan yang menghapus kemarau panjang
kau datang bagaikan mentari
yang ‘tuk menghangatkan jiwa ini

walaupun banyak cinta yang datang
tak kan pernah ada yang mampu gantikanmu
because..
i never ever find someone like you

Perbedaan antara IPv4 dengan IPv6



Sebagai protokol pengalamatan internet generasi baru, IPv6 tentu hadir dengan berbagai kelebihan ketimbang sang pendahulunya, IPv4. Mau tahu apa saja perbedaannya?

Berikut adalah perbedaan antara IPv4 dan IPv6 :

Fitur
IPv4: Jumlah alamat menggunakan 32 bit sehingga jumlah alamat unik yang didukung terbatas 4.294.967.296 atau di atas 4 miliar alamat IP saja. NAT mampu untuk sekadar memperlambat habisnya jumlah alamat IPv4, namun pada dasarnya IPv4 hanya menggunakan 32 bit sehingga tidak dapat mengimbangi laju pertumbuhan internet dunia.

IPv6: Menggunakan 128 bit untuk mendukung 3.4 x 10^38 alamat IP yang unik. Jumlah yang masif ini lebih dari cukup untuk menyelesaikan masalah keterbatasan jumlah alamat pada IPv4 secara permanen.

Routing
IPv4: Performa routing menurun seiring dengan membesarnya ukuran tabel routing. Penyebabnya pemeriksaan header MTU di setiap router dan hop switch.

IPv6: Dengan proses routing yang jauh lebih efisien dari pendahulunya, IPv6 memiliki kemampuan untuk mengelola tabel routing yang besar.

Mobilitas
IPv4: Dukungan terhadap mobilitas yang terbatas oleh kemampuan roaming saat beralih dari satu jaringan ke jaringan lain.

IPv6: Memenuhi kebutuhan mobilitas tinggi melalui roaming dari satu jaringan ke jaringan lain dengan tetap terjaganya kelangsungan sambungan. Fitur ini mendukung perkembangan aplikasi-aplikasi.

Keamanan
IPv4: Meski umum digunakan dalam mengamankan jaringan IPv4, header IPsec merupakan fitur tambahan pilihan pada standar IPv4.

IPv6: IPsec dikembangkan sejalan dengan IPv6. Header IPsec menjadi fitur wajib dalam standar implementasi IPv6.

Ukuran header
IPv4: Ukuran header dasar 20 oktet ditambah ukuran header options yang dapat bervariasi.

IPv6: Ukuran header tetap 40 oktet. Sejumlah header pada IPv4 seperti Identification, Flags, Fragment offset, Header Checksum dan Padding telah dimodifikasi.

Header checksum
IPv4: Terdapat header checksum yang diperiksa oleh setiap switch (perangkat lapis ke 3), sehingga menambah delay.

IPv6: Proses checksum tidak dilakukan di tingkat header, melainkan secara end-to-end. Header IPsec telah menjamin keamanan yang memadai

Fragmentasi
IPv4: Dilakukan di setiap hop yang melambatkan performa router. Proses menjadi lebih lama lagi apabila ukuran paket data melampaui Maximum Transmission Unit (MTU) paket dipecah-pecah sebelum disatukan kembali di tempat tujuan.

IPv6: Hanya dilakukan oleh host yang mengirimkan paket data. Di samping itu, terdapat fitur MTU discovery yang menentukan fragmentasi yang lebih tepat menyesuaikan dengan nilai MTU terkecil yang terdapat dalam sebuah jaringan dari ujung ke ujung.

Configuration
IPv4: Ketika sebuah host terhubung ke sebuah jaringan, konfigurasi dilakukan secara manual.

IPv6: Memiliki fitur stateless auto configuration dimana ketika sebuah host terhubung ke sebuah jaringan, konfigurasi dilakukan secara otomatis.

Kualitas Layanan
IPv4: Memakai mekanisme best effort untuk tanpa membedakan kebutuhan.

IPv6: Memakai mekanisme best level of effort yang memastikan kualitas layanan. Header traffic class menentukan prioritas pengiriman paket data berdasarkan kebutuhan akan kecepatan tinggi atau tingkat latency tinggi.