Minggu, 14 Februari 2010
A.MEDDIA ACCESS
Wireless LAN menggunakan algoritma CSMA (Cariier Sense MultipleAccess) dengan mekanisme CA (Collision Avoidance), sebelum sebuah unit memulai transmisi. Jika media kosong dalam beberapa milidetik maka unit dapat melakukan transmisi untuk waktu yang terbatas. Jika media sibuk atau padat, unit akan menunggu dengan random timesebelum mencoba lagi. Keuntungan dari CSMA adalah kesederhanaan. Hardware dan Software yang di implementasikan lebih sederhana, cepat dan tidak mahal dari pada hardware dan software yang diimplementasikan yang lebih kompleks.(2) 2.3 Sejarah WLAN
Pada akhir 1970-an IBM mengeluarkan hasil percobaan mereka dalam merancang WLAN dengan teknologi IR, perusahaan lain seperti Hewlett-Packard (HP) menguji WLAN dengan RF. Kedua perusahaan tersebut hanya mencapai data rate 100 Kbps. Karena tidak memenuhi standar IEEE 802 untuk LAN yaitu 1 Mbps maka produknya tidak dipasarkan. Baru pada tahun 1985,Federal Communication Commission (FCC) menetapkan pita Industrial, Scientific and Medical (ISM band) yaitu 902-928 MHz, 2400-2483.5 MHz dan 5725-5850 MHz yang bersifat tidak terlisensi, sehingga pengembangan WLAN secara komersial memasuki tahapan serius. Barulah pada tahun 1990 WLAN dapat dipasarkan dengan produk yang menggunakan teknik spread spectrum (SS) pada pita ISM, frekuensi terlisensi 18-19 GHz dan teknologi IR dengan data rate >1 Mbps.
Pasar yang menjadi targetnya adalah pabrik, kantor-kantor yang mengalami kesulitan dalam pengkabelan (seperti kantor dengan interior marmer dll), laboraturium, tempat-tempat yang bersifat sementara (seperti ruang kuliah, rapat, konfrensi dll) dan kampus. Perkiraan sementara yang dihasilkan menunjukkan bahwa kira-kira 5-15 % pasar LAN akan dikuasi oleh WLAN.
B.STANDAR WLAN
1.Lapisan Fisik dan Topologi
WLAN menggunakan standar protokol Open System Interconnection (OSI). OSI memiliki tujuh
lapisan di mana lapisan pertama adalah lapisan fisik. Lapisan pertama ini mengatur segala hal yang berhubungan dengan media transmisi termasuk di dalamnya spesifikasi besarnya frekuensi, redaman, besarnya tegangan dan daya, interface, media penghubung antar-terminal dll. Media transmisi data yang digunakan oleh WLAN adalah IR atau RF.2.4.1.1 Infrared (IR)
Infrared banyak digunakan pada komunikasi jarak dekat, contoh paling umum pemakaian IR adalah remote control (untuk televisi). Gelombang IR mudah dibuat, harganya murah, lebih bersifat directional, tidak dapat menembus tembok atau benda gelap, memiliki fluktuasi daya tinggi dan dapat diinterferensi oleh cahaya matahari. Pengirim dan penerima IR menggunakanLight Emitting Diode (LED) dan Photo Sensitive Diode (PSD). WLAN menggunakan IR sebagai media transmisi karena IR dapat menawarkan data rate tinggi (100-an Mbps), konsumsi dayanya kecil dan harganya murah. WLAN dengan IR memiliki tiga macam teknik, yaitu Directed Beam IR (DBIR), Diffused IR (DFIR) dan Quasi Diffused IR (QDIR).
a. DFIR
Teknik ini memanfaatkan komunikasi melalui pantulan. Keunggulannya adalah tidak memerlukan Line Of Sight (LOS) antara pengirim dan penerima dan menciptakan portabelitas terminal. Kelemahannya adalah membutuhkan daya yang tinggi, data rate dibatasi oleh multipath, berbahaya untuk mata telanjang dan resiko interferensi pada keadaan simultan adalah tinggi.
b. DBIR
Teknik ini menggunakan prinsip LOS, sehingga arah radiasinya harus diatur. Keunggulannya adalah konsumsi daya rendah, data rate tinggi dan tidak ada multipath. Kelemahannya adalah terminalnya harusfixed dan komunikasinya harus LOS.
c. QDIR
Setiap terminal berkomunikasi dengan pemantul, sehingga pola radiasi harus terarah. QDIR terletak antara DFIR dan DBIR (konsumsi daya lebih kecil dari DFIR dan jangkaunnya lebih jauh dari DBIR).
2.4.1.2 Radio Frequency (RF).
Penggunaan RF tidak asing lagi bagi kita, contoh penggunaannya adalah pada stasiun radio, stasiun TV, telepon cordless dll. RF selalu dihadapi oleh masalah spektrum yang terbatas, sehingga harus dipertimbangkan cara memanfaatkan spektrum secara efisien. WLAN menggunakan RF sebagai media transmisi karena jangkauannya jauh, dapat menembus tembok, mendukung teknik handoff, mendukung mobilitas yang tinggi, meng-coverdaerah jauh lebih baik dari IR dan dapat digunakan di luar ruangan. WLAN, di sini, menggunakan pita ISM dan memanfaatkan teknik spread spectrum (DS atau FH)
· DS adalah teknik yang memodulasi sinyal informasi secara langsung dengan kode-kode tertentu (deretan kode Pseudonoise/PN dengan satuan chip).
· FH adalah teknik yang memodulasi sinyal informasi dengan frekuensi yang loncat-loncat (tidak konstan). Frekuensi yang berubah-ubah ini dipilih oleh kode-kode tertentu (PN).
a. Tersentralisasi
Nama lainnya adalah star network atau hub based. Topologi ini terdiri dari server (c) dan beberapa terminal pengguna, di mana komunikasi antara terminal harus melalui server terlebih dahulu. Keunggulannya adalah daerah cakupan luas, transmisi relatif efisien dan desain terminal pengguna cukup sederhana karena kerumitan ada pada server. Kelemahannya adalah delay-nya besar dan jika server rusak maka jaringan tidak dapat bekerja.
b. Terdistribusi
Dapat disebut peer to peer, di mana semua terminal dapat berkomunikasi satu sama lain tanpa memerlukan pengontrol (servers). Di sini, server diperlukan untuk mengoneksi WLAN ke LAN lain. Topologi ini dapat mendukung operasi mobile dan merupakan solusi ideal untuk jaringan adhoc. Keunggulannya jika salah satu terminal rusak maka jaringan tetap berfungsi, delay-nya kecil dan kompleksitas perencanaan cukup minim. Kelemahannya adalah tidak memiliki unit pengontrol jaringan (kontrol daya, akses dan timing).
c. Jaringan selular
Jaringan ini cocok untuk melayani daerah dengan cakupan luas dan operasi mobile. Jaringan ini memanfaatkan konsepmicrocell, teknik frequency reuse dan teknik handover. Keunggulannya adalah dapat menggabungkan keunggulan dan menghapus kelemahan dari ke dua topologi di atas. Kelemahannya adalah memiliki kompleksitas perencanaan yang tinggi.
Hal-hal yang perlu diperhatikan pada WLAN adalah :
1. Data rate tinggi (>1 Mbps), daya rendah dan harga murah.
2. Metode akses yaitu metode membagi kanal kepada banyak pemakai dengan aturan-aturan tertentu.
3. Media transmisi yang merupakan faktor penting pada keterbatasan data rate dan memiliki teknik tersendiri, di mana bila teknik yang berhubungan dengan media transmisi (seperti teknik propagasi dalam ruangan, teknik modulasi dll) dapat diperhitungkan dengan baik maka akan dihasilkan sistem WLAN yang tangguh.
4. Topologi yaitu cara dan pola yang digunakan dalam menghubungkan semua terminal
Cara I
Restore Windows anda. Cara ini bisa digunakan dengan syarat:
- System Restore komputer anda diaktifkan
- Anda masih ingat kapan pertama kali WGA hadir atau terinstal di komputer andaJika kedua syarat di atas terpenuhi, anda cukup merestore windows anda ke tanggal sebelum WGA terinstal di komputer anda. Masuk akal bukan?
Cara II
Hapus file-file aplikasi WGA ini. File yang harus anda hapus Cuma 3 yaitu:
- Wgatray.exe, berlokasi di C:/Windows/System32- Wgalogon.exe, berlokasi di C:/Windows/System32
- LegitCheckControl.dll, berlokasi di C:/Windows/System32Untuk bisa melakukannya, anda harus masuk ke windows via Safe Mode.
Cara III
Pada dasarnya sama dengan cara kedua, tapi cara ini lebih bersih, karena anda juga akan menghapus referensi WGA di Registry. Caranya adalah lakukan seperti cara II di atas, lalu lanjutkan dengan melakukan modifikasi registry.Cara masuk ke registry, klik start-klik run-ketikkan : regedit-tekan enter atau klik run.Cari alamat registry ini: HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\Notify. Hapus folder Wgalogon berikut seluruh isinya. Setelah itu restart windows anda.
Cara IV
Melakukan manipulasi dengan mengganti file LegitCheckControl.dll dengan file LegitCheckControl.dll yang telah valid. Anda bisa melakukannya dengan mengcopy file tersebut dari komputer yang telah melakukan validasi dan dianggap valid, dan menyalinnya ke komputer anda (timpa saja file yang lama). Lokasinya telah saya sebutkan di atas. Bisa juga dengan cara menggunakan aplikasi crack yang prosesnya pada intinya sama saja dengan cara manual diatas. Dengan cara ini, kita seakan-akan meyakinkan windows bahwa anda benar-benar telah melakukan validasi. Untuk mendapatkan cracknya silakan googling sendiri J.
Cara V
- Buka Windows Explorer dan temukanlah direktori ini: C:\Documents and Settings\All Users\Application Data\Windows Genuine Advantage\data.
- Di menu tools, pilih Folder Option. Lalu di form Folder Option klik tab View.
- Tandai pilihan (beri checklist) Show Hidden Files and Folder Option
- Hilangkan tanda checklist pada pilihan Hide Protected Operating System Files Option.
- Klik OK
- Masih di dalam folder di atas, beberapa file tersembunyi akan ditampilkan. Hapus seluruh file tersebut.
- Klik kanan pada folder data, lalu klik Properties.- Pada form Properties, tandai opsi Read Only. Lalu klik OK
Kamis, 03 Desember 2009
Ok, untuk saat ini kita akan coba membuat web-proxy transparen dengan mikrotik. Seperti halnya membuat web-proxy dengan menggunakan linux, setelah kita membuat web-proxy kita akan memaksa mengarahkan port yang mau keluar harus melalui proxy.
Ok, kita akan mulai saja bagaimana langkah-langkahnya :
Seperti biasa, kita persiapkan alat perang kita biasanya, u know what I mean (kopi ama rokok)
Untuk konfigurasi dasar seperti setting IP Address, kita lanjutkan dari artikel sebelumnya. Jadi kita hanya tinggal menambahkan fungsi web proxy saja.
Setelah kita masuk ke console dari mikrotik, kita mulai dengan membuat web-proxy itu sendiri.
[admin@MikroTik] > ip web-proxy
[admin@MikroTik] ip web-proxy> set enabled=yes
[admin@MikroTik] ip web-proxy> set src-address=0.0.0.0
[admin@MikroTik] ip web-proxy> set port=8080
[admin@MikroTik] ip web-proxy> set hostname=proxy.infonesia.info //ganti dengan nama proxy anda
[admin@MikroTik] ip web-proxy> set transparent-proxy=yes
[admin@MikroTik] ip web-proxy> set parent-proxy=0.0.0.0:0
[admin@MikroTik] ip web-proxy> set cache-administrator=web@infonesia.info //ganti dengan alamt email anda
[admin@MikroTik] ip web-proxy> set max-object-size=4096KiB
[admin@MikroTik] ip web-proxy> set cache-drive=system
[admin@MikroTik] ip web-proxy> set max-cache-size=unlimited
[admin@MikroTik] ip web-proxy> set max-ram-cache-size=unlimited
Setelah langkah-langkah diatas selesai, kita akan coba forward paksa akses keluar menuju ke proxy dahulu dengan langkah-langkah sebagai berikut
[admin@MikroTik] ip web-proxy> /ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to-ports=8080
[admin@MikroTik] ip web-proxy> /ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=3128 action=redirect to-ports=8080
[admin@MikroTik] ip web-proxy> /ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=8080 action=redirect to-ports=8080
Ok, pembuatan proxy kita sudah selesai. Untuk mengecek apakah setup proxy kita sudah benar, kita akan coba blokir akses untuk suatu situs. Untuk kali ini kita akan memakai contoh friendster.com untuk diblokir. Cara untuk memblokir situs sebagai berikut :
[admin@MikroTik] ip web-proxy> access add url=friendster.com method=any action=deny
Kemudian kita coba di komputer klien, dengan browser coba untuk mengakses situs friendster.com. Jika waktu membuka situs tersebut keluar seperti gambar di bawah ini, maka konfigurasi proxy anda berhasil. Jika masih bisa membuka halaman utama situs tersebut, maka konfigurasi anda masih salah. Coba trace kesalahan anda.
Minggu, 08 November 2009
PERHITUNGAN IP
PERHITUNGAN IP
Latihan soal
1. 192.168.0.10/28
2. 192.168.0.15/netmask 255.255.255.240
3. 192.168.0.16/28
4. 192.168.0.20/netmask 255.255.255.240
5. 192.168.0.20/28
6. 192.168.0.9/30
7. 192.168.0.11/255.255.255.250
Questions:
1. Manakah ip yang dapat saling berhubungan (berada dalam segmen yang sama)?
2. Berapakah netmask untuk ip 1,3,5,6?
3. Berapakah nilai prefix untuk ip 2,4,7?
4. Manakah ip yang tidak digunakan dalam jaringan, dan apa sebabnya?
5. Berapa range untuk masing-masing ip?
6. Bagaimana cara menguji konektivitas masing-masing ip?
Answer:
1. Tidak terdapat ip yang dapat saling berhubungan, karena tidak ada ip yang masuk ke dalam network yang sama.
2. - Ip 1: 192.168.0.10/28
Dalam biner 11111111.11111111.11111111.11110000 = 240 berasal dari pengkonversian dari biner ke desimal dengan cara mengkonversi 8 bit terakhir
11110000
1*27+1*26+1*25+1*24+0*23+0*22+0*21+0*20
= 128+64+32+16+0+0+0+0
=240
Jadi menggunakan netmask 255.255.255.240
- Ip 3: 192.168.0.16/28
Karena ini slash 28 jadi sudah dapat di pastikan bahwa netmasknya
255.255.255.240
- Ip 5: 192.168.0.20/28
Ini juga sama netmasknya 255.255.255.240
- Ip 6: 192.168.0.9/30
Binernya: 11111111.11111111.11111111.11111100
Di hitung 8 bit terakhirnya
1*27+1*26+1*25+1*24+1*23+1*22+0*21+0*20
= 128+64+32+16+8+4+0+0
= 252
Jadi netmasknya 255.255.255.252
3. 192.168.0.15/255.255.255.240
Netmasknya ubah ke dalam biner kalau 255 kan sudah jelas bahwa mempunyai angka biner 11111111, dan 240 binernya 11110000
Jadi bilangan biner keseluruhannya yaitu 11111111.11111111.11111111.11110000
8 angka biner + 8 + 8 + 4 = 28
Jadi nilai prefixnya = 28
4. 192.168.0.15/ 255.255.255.240
Ip inilah yang tidak di gunakan dalam jaringan karena ini merupakan ip broadcast
5. 1&2 rangenya 0 – 16
2,3,5 rangenya 16 – 32
6. Yaiyu dengan cara melakukan pinging pada comand prompt = ping xxx.xxx.xxx.xxx
Konfigurasi Hotspot Mikrotik
Setting Hotspot pada Mikrotik Router OS sangat mudah dikonfigurasi. Sistem autentikasi hotspot biasa digunakan ketika kita akan menyediakan akses internet pada areal publik, seperti : Hotel, café, Kampus, airport, taman, mall dll. Teknologi akses internet ini biasanya menggunakan jaringan wireless atau wired. Biasanya menyediakan akses internet gratis dengan menggunakan hotspot atau bisa juga menggunakan Voucher untuk autentikasinya. Ketika membuka halaman web maka router akan mengecek apakah user sudah di autentikasi atau belum. Jika belum melakukan autentikasi, maka user akan di arahkan pada hotspot login page yang mengharuskan mengisi username dan password. Jika informasi login yang dimasukkan sudah benar, maka router akan memasukkan user tersebut kedalam sistem hotspot dan client sudah bisa mengakses halaman web. Selain itu akan muncul popup windows berisi status ip address, byte rate dan time live. Penggunaan akses internet hotspot dapat dihitung berdasarkan waktu (time-based) dan data yang di download/upload (volume-based). Selain itu dapat juga dilakukan melimit bandwidth berdasarkan data rate, total data upload/download atau bisa juga di limit berdasarkan lama pemakaian.
Cara mudah setting hotspot pada mikrotik adalah ada 2 (dua) pilihan selain menggunakan teks mode kita juga bisa menggunakan setting wizard dengan menggunakan Winbox Router OS, Langkah-langkat berikut merupakan konfigurasi dasar hotspot mikrotik sebagai Gateway Server. Pertama install Mikrotik Router OS pada PC atau pasang DOM atau kalau menggunakan Rouer Board langsung aja Login = ‘admin’ sedangkan untuk pasword anda kosongin untuk defaultnya.
Masuk ke IP ==> Hotspot ==> Setup
Kemudian tentukan IP lokal hospot yang akan ada gunakan, misal 192.168.10.1 dan Tentukan IP DHCP ke clientnya yang akan anda gunakan, dalam contoh ini adalah 192.168.10.2-192.168.10.255
Untuk SMTP Server sebaiknya anda kosongin saja, Kemudian DNS servernya anda isikan sesuaikan dengan Provider anda, dalam contoh ini adalah DNS1=202.47.78.1 DNS2=202.47.78.9
DNS lokal hotspot anda NEXT saja kemudian pada Hotspot user anda dalam contoh berikut diisi admin password admin123
Hotspot Server Profile digunakan untuk mensetting server yang akan sering digunakan untuk semua user seperti metode autentikasi dan Limitasi data rate. Ada 6 jenis autentikasi Hotspot mikrotik yang berbeda dalam profile setting, jenis autentikas tersebut adalah : HTTP PAP, HTTP CHAP, HTTPS, HTTP cookie, MAC address, Trial
Metode autentikasi yang akan digunakan, biasanya cukup menggunakan metode HTTP CHAP
Data rate limitation digunakan sebagai default setting untuk user yang belum di setting bandwidth limit pemakaiannya. Dimana RX adalah Client upload dan TX adalah Client download. Misal setting default data rate di 64k/128k (upload/download)
Hotspot user profile digunakan untuk menyimpan data user yang akan dibuatkan rule profilenya. Dimana didalamnya bisa dilakukan setting firewall filter chain untuk traffic yang keluar/masuk, juga bisa untuk mensetting limitasi data rate dan selain itu dapat juga dilakukan paket marking untuk setiap user yang masuk kedalam profile tersebut secara otomatis.
Hotspot user yaitu nama-nama user yang akan diautentikasi pada sistem hotspot. Beberapa hal yang dapat dilakukan dalam konfigurasi hotspot user yaitu : username dan password, Membatasi user berdasarkan waktu dan paket data yang akan digunakan, hanya ip address tertentu dari ip address dhcp yang ditawarkan atau hanya mengizinkan user untuk koneksi ke sistem hotspot dari MAC Address tertentu saja.
IP Bindings digunakan untuk mengizinkan ip tertentu untuk membypass autentikasi hotpot, ini sangat berguna sekali ketika kita ingin menjalankan layanan server, atau IP telephony dibawah system hotspot. Misal, PC atau Notebook anda untuk dapat membypass hotspot system, dengan demikian anda dapat melakukan browsing tanpa autentikasi
Kamis, 29 Oktober 2009
Rabu, 12 Agustus 2009
Cara membuat WEB server pada win2000 server
klik link download dibawa....