Rabu, 15 Desember 2010

2012 is The End of The World?!


Tadi lagi surfing & nemu lagi another shocking news : The End of the World is 2012!!
Hehehe! gitu katanya Roland Emmerich (yang bikin 10.000 BC & The Day After Tommorow) yang nulis, menyutradarai, sekaligus memproduseri film berjudul 2012, yang bakal edar pada Juli 2009 nanti. Belum dapat dipastikan bagaimana alur cerita film yang dibintangi John Cusack dan Amanda Peet ini; namun tema dasarnya tidak jauh-jauh dari ramalan seputar tahun 2012 kalo bumi bakal menemui suatu perubahan gede-gedean.

Sebagian penganut new age meyakini bahwa tahun 2012 adalah akhir dari peradaban yang eksis saat ini. Namun sebagian lain lebih berpandangan optimis, meyakini kalau pada tahun tersebut akan dimulai sebentuk transformasi spiritual, dan peradaban akan mencapai suatu level yang lebih tinggi dari yang ada sekarang.

Pertanyaannya, darimana semua spekulasi soal tahun 2012 itu berawal?
Pembuat ontran-ontran angka 2012 tersebut adalah sistem kalender suku Indian Maya, suku Indian Amerika Tengah yang menghuni kawasan-kawasan yang sekarang menjadi wilayah Meksiko, Guatemala, El Salvador dan Honduras. Berdasarkan perhitungan kalender Maya, tanggal 21 Desember 2012 (Masehi) adalah berakhirnya perhitungan lingkaran baktun ke-13 (yang memiliki daur perhitungan 5126 tahun) pada sistem kalender Maya.

Dalam mitologi suku Maya, setiap daur perhitungan panjang menggambarkan sebuah zaman, di mana pada setiap zaman tersebut Tuhan akan menurunkan seorang utusan yang saleh beserta para makhluk yang menjadi pengikutnya. Ketika daur tersebut berakhir pada tahun 2012 besok, sebagian orang bertanya-tanya, apa yang bakal terjadi?

Pada manuskrip itu disebutkan pada tanggal di atas akan muncul gelombang galaksi yang besar sehingga mengakibatkan terhentinya semua kegiatan di muka Bumi ini.Di luar ramalan suku Maya yang belum diketahui dasar perhitungannya, menurut Deputi Bidang Sains Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), fenomena yang dapat diprakirakan kemunculannya pada sekitar tahun 2011-2012 adalah badai Matahari. Prediksi ini berdasarkan pemantauan pusat pemantau cuaca antariksa di beberapa negara sejak tahun 1960-an dan di Indonesia oleh Lapan sejak tahun 1975.

Badai Matahari terjadi ketika muncul flare dan Coronal Mass Ejection (CME). Flare adalah ledakan besar di atmosfer Matahari yang dayanya setara dengan 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima. Adapun CME merupakan ledakan sangat besar yang menyebabkan lontaran partikel berkecepatan 400 kilometer per detik.

Gangguan cuaca Matahari ini dapat memengaruhi kondisi muatan antariksa hingga memengaruhi magnet Bumi, selanjutnya berdampak pada sistem kelistrikan, transportasi yang mengandalkan satelit navigasi global positioning system (GPS) dan sistem komunikasi yang menggunakan satelit komunikasi dan gelombang frekuensi tinggi (HF), serta dapat membahayakan kehidupan atau kesehatan manusia.

Well, seandainya beneran God pake fenomena ini jadi kiamat dunia, itung-itung dari hari ini, umur bumi cuman sisa sekitar 1425 hari lagi dong..
Terlepas dari percaya ga percaya kalo kiamat bakal tanggal segini, mendingan mulai dari sekarang mulai serius in following Him, lakuin komitmen yang udah dibikin tapi ga pernah dijalani, nikmati setiap detik hidup yang udah Dia kasih dengan penuh syukur dan nabung buat nonton film 2012 di bioskop..Hehehe!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar